Resep Kue Pelita, Kue Favorit Soekarno di Pengasingan Muntok

28 Juni 2021Syilvia Tjhia
resep kue pelita

Serves: -+ 25 Porsi

Cook time: 15-20 Menit

Salah satu kota yang terkenal dengan sebutan kota seribu kue di Bangka Belitung adalah kota Muntok. Kota Muntok menjadi saksi tempat pengasingan Soekarno dan Hatta pada Febuari sampai Juli 1949. 

Saat diasingkan di Kota Muntok, Bung Karno sangat menyukai kue penganan pelite atau kue pelita. Sebenarnya kue ini memiliki banyak nama, ada yang menyebutkan kue perahu, kue lampu, kue tetu dan jojorong. Namun nama kue pelita lebih banyak digunakan.

| Baca Juga:

Resep kue pelita dibuat dengan cara yang sederhana. Bahan kue yang dibutuhkan dalam membuat adonan kue pelita antara lain tepung beras, garam, daun pandan dan gula. Bahan-bahan yang dibutuhkan cukup sederhana dan mudah ditemukan pastinya.

Dari segi rasa resep kue pelita tidak telalu beda jauh dengan kue talam pandan, kue nagasari dan kue nona manis. Yang membedakan kue pelita dengan yang lain adalah kue ini disajikan dalam wadah yang mungil terbuat dari daun pandan bukan dari daun pisang. Aroma dari daun pandan yang semerbak wanginya bisa menambah nikmatnya kue ini.

| Simak Juga:

Kue pelita teksturnya mirip dengan bubur sumsum namun lebih padat dan dinikmati dengan sendok kecil. Jika kamu berkunjung ke Kota Muntok, Bangka. Jangan lupa untuk beli di pasar Muntok depan Masjid Jami’ yang merupakan masjid tertua di Provinsi Bangka Belitung, kue pelita dijual sejak jam 5 pagi. 

Nah, karena masih pandemi kita semua dianjurkan untuk tetap di rumah. Bagaimana kalau cobain membuat resep kue pelita ini di rumah saja, berikut resepnya!

Print Resep

Resep Kue Pelita, Kue Favorit Soekarno di Pengasingan Muntok

  • Serves: -+ 25 Porsi
  • Cook time: 15-20 Menit

Bahan-Bahan

  • 140 Gr Tepung Beras
  • 100 mL Santan kental (1/2 butir kelapa)
  • 550 mL Santan encer (1/2 butir kelapa)
  • 1 Sdt Garam
  • 50 Gr Gula Pasir (Jika suka manis boleh tambahkan gula)
  • 25 Lembar Daun Pandan (Panjang 20 cm dan lebar 7 cm, Jemur dahulu.)

Instruksi

  • Langkah pertama buat dahulu wadah dari daun pandan. Ambil selembar daun pandan, bagian 2 sisi ujungnya dilipat dan disteples sampai berbentuk seperti wadah atau seperti perahu. Lakukan sampai daun pandan habis dan sisihkan.
  • Tambahkan 4 sdt tepung beras kedalam santan kental dan taburkan sedikit garam. Aduk hingga merata bisa menggunakan spatula atau sendok. Lalu sisihkan
  • Tuang sisa tepung beras ke dalam santan encer dan tambahkan sisa garam tadi. Aduk kembali hingga merata bisa menggunakan spatula atau sendok. Lalu sisihkan
  • Berikan gula sesuai selera, kedalam wadah daun pandan tadi.
  • Panaskan kukusan terlebih dahulu, tunggu hingga mendidih.
  • Masukan wadah daun pandan yang sudah ada gula pasir, tuangkan adonan santan sedikit saja jangan sampai penuh dan kukus selama 10 menit dengan api kecil. Ulangi hingga adonan habis.
  • Setelah itu angkat dan siap sajikan.

Catatan

Resep Oleh Novi Da Sari.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.